h1

RISET IPO DI INDONESIA

June 3, 2010

Saham yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta juga mengalami anomali berupa underpricing, penurunan kinerja dalam jangka panjang dan hot cold issue. Jumlah saham yang relatif kecil dan tidak adanya database atas informasi IPO, membuat penelitian tentang IPO tidak memiliki pola pengembangan yang jelas. Penelitian IPO yang telah dilakukan di Indonesia di antaranya. Daljono (2000) melakukan penelitian mengenai hubungan antara initial return dengan beberapa variabel terkait yaitu penjamin emisi, size, umur, jumlah saham ditawarkan. Initial return untuk tahun 1990-1997 sebesar 11,14%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut ternyata hanya variabel penjamin emisi yang secara statistik signifikan. Daljono Nasirwan, 2000, “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Initial Return Saham yang Listing di BEJ tahun 1990 – 1997”, “Kumpulan Makalah Simposium Nasional Akuntansi III”, 556-572.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: