h1

PRAKTIK AKUNTANSI KONVENSIONAL

June 3, 2010

Hasil empiris penelitian Tellus Institute (1995) menunjukkan bahwa praktik akuntansi konvensional tidak mampu menunjukkan adanya pekerjaan yang baik dalam menginformasikan manajer dengan implikasi biaya lingkungan dalam pengambilan keputusannya. Beberapa studi yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan dalam pengungkapan informasi lingkungan (Jones 2000), selain itu banyak dorongan dari lembaga-lembaga di seluruh dunia untuk melakukan berbagai studi dalam pengukuran dan pengungkapan kinerja lingkungan (CICA 2000), namun di Indonesia, studi mengenai akuntansi lingkungan jarang dilakukan. Kemungkinan penerapan akuntansi lingkungan di Indonesia, hal tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil dilakukan.  Namun sebelum mengetahui praktik yang merupakan hasil dari perilaku, maka akan lebih lengkap apabila diketahui terlebih dahulu sikap dan niat akuntan yang bekerja di perusahaan di Indonesia terhadap akuntansi lingkungan. Tahap berikutnya tentu saja dapat dilanjutkan dengan mengetahui praktik akuntansi yang sebenarnya. Setelah itu dilakukan berbagai usaha untuk penerapan atau sosialisasi akuntansi lingkungan di Indonesia

Tellus Institute, Environmental Cost Accounting for Capital Budgetting: A Benchmark Survey of Management Accountants, Working Paper, US EPA OMB # 2070 0138, September, 1995

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: