h1

KESENJANGAN INFORMASI ANTAR INVESTOR

June 3, 2010

Menurut Rock (1986), kesenjangan informasi (assymetri information) terjadi antar investor yaitu investor yang memiliki informasi (informed investor) dan investor yang tidak memiliki informasi (uninformed investor). Investor yang memiliki informasi hanya akan membeli saham yang akan memberikan return tinggi di masa mendatang, sedangkan investor yang tidak memiliki informasi akan membeli saham yang returnnya tinggi maupun yang tidak. Dalam kondisi ini investor yang tidak memiliki informasi akan mengalami kerugian yang lebih besar akibatnya ia akan meninggalkan pasar. Agar semua kelompok berpartisipasi dalam pasar perdana dan memungkinkan memperoleh return yang wajar dan dapat menutup kerugian akibat pembelian saham yang terlalu tinggi (overpriced), maka harga penawaran dibuat underpriced. Model yang dikembangkan oleh Rock ini dikenal dengan model Winner’s curse.

Rock, Kevin F, 1986, “Why New Issues are Underpriced”, Journal of Financial Economics, no. 15, 187-212.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: