h1

AKUNTANSI LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL ACCOUNTING

June 3, 2010

Akuntansi lingkungan (environmental accounting) secara sederhana dapat dibedakan menjadi 2 pokok bahasan yaitu aspek makro dan mikro.  Pada aspek mikro, akuntansi lingkungan difahami sebagai pengakuan dan integrasi dampak isu-isu lingkungan pada sistem akuntansi suatu perusahaan. Dalam beberapa literatur akuntansi tahun 1970-an (Seidler dan Seidler 1975), “akuntansi lingkungan” dipandang sebagai bagian dari akuntansi sosial karena ada beberapa konsekuensi hukum atau ekonomi terkait dengan kegiatan perusahaan. Namun secara spesifik, akuntansi lingkungan meneliti pengaruh isu-isu lingkungan terhadap akuntansi konvensional. Akuntansi lingkungan, oleh EPA (1995) dibedakan menjadi 3 tipe menurut konteks yang berbeda, yaitu akuntansi pendapatan nasional (national income accounting), akuntansi keuangan (financial accounting), dan akuntansi manajemen atau akuntansi manajerial

Seidler , Lee J. dan Lynn L. Seidler, Social Accounting: Theory, Issues and Cases, Mellville Publishing Company, LA, California, 1975

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: