h1

ANTESEDEN DAN KONSEKUENSI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI KEUANGAN DAERAH

September 1, 2009

Theory of Reasoned Action (TRA)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara sikap dan perilaku individu terhadap implementasi Sistem Informasi Keuangan Daerah. Dalam Theory of Reasoned Action (TRA) yang dikemukakan oleh Fishbein dan Ajzen (1975) yaitu suatu teori yang berhubungan dengan sikap dan perilaku individu dalam melaksanakan kegiatan/tindakan yang beralasan (reasoned action). Dengan diterapkannya Sistem Informasi Keuangan Daerah pada masing-masing wilayah akan berdampak terhadap sikap dan perilaku para pegawai dalam lingkungan tersebut. Peraturan Pemerintah tersebut menuntut semua aparat pemerintah daerah yang terkait untuk mampu mengimplementasikan Sistem Informasi Keuangan Daerah pada masing-masing wilayah. Menurut Mortensen (1988) dalam Suhaili (2004) Kesuksesan impelementasi sebuah sistem terletak pada pekerja/karyawan, jika sebuah sistem gagal maka dapat diestimasi bahwa 80% hingga 90% kemungkinan masalahnya adalah dari pekerja/karyawan. Faktor-faktor perilaku karyawan sangat mempengaruhi kesuksesan implementasi sebuah sistem.
Desentralisasi Pengambilan Keputusan, Adaptasi Aparat Pemda, Implementasi SIKD
Desentralisasi pengambilan keputusan mengakibatkan perubahan kondisi pada suatu organisasi. Pada kondisi seperti ini para pegawai dan manajer dituntut untuk mampu merespon perubahan-perubahan situasi lokal yang terjadi. Mereka harus mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan-perubahan tersebut.
Pengertian adaptasi menurut Buss et.al. (1998) dalam Dicky (2000) adaptasi merupakan satu karakteristik yang berkembang secara reliabel yang berarti kemampuan menyesuaikan diri dengan kondisi yang berubah. Berdasarkan pada penelitian Arbenethy (2005) desentralisasi mempunyai pengaruh positif terhadap adaptasi dan adaptasi mengakibatkan sub unit manajer mampu menerima implementasi MAS (Management Accounting Sistem) secara efektif dan efisien. Mengacu pada definisi tersebut apabila dikaitkan dengan pemerintah daerah maka di asumsikan dengan adanya desentralisasi pemerintah daerah memiliki kesempatan yang luas untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan yang ada, adaptasi berperan sebagai variabel intervening yang memediasi desentralisasi pengambilan keputusan dan implementasi SIKD, dengan adanya adaptasi pegawai diharapkan implementasi SIKD dapat diterima oleh para pegawai aparat pemda.
Desentralisasi Pengambilan Keputusan,Keterlibatan Aparat Pemda dalam Desain SIKD, Implementasi SIKD
Dalam penelitian ini dengan adanya desentralisasi pengambilan keputusan dapat berpengaruh nyata terhadap keterlibatan aparat pemda dalam merekontruksi Sistem Informasi Keuangan Daerah. Dengan adanya desentralisasi aparat pemda memiliki wewenang merekontruksi dan menetapkan kembali SIKD yang baru sebagai ganti SIKD lama (MAKUDA) sesuai dengan kondisi daerahnya masing-masing.
Keterlibatan desain SIKD berperan sebagai variabel intervening yang memediasi hubungan antara desentralisasi pengambilan keputusan dan diterimanya implementasi SIKD. Desentralisasi pengambilan keputusan dapat berpengaruh langsung terhadap implementasi SIKD, tetapi dapat juga berpengaruh tidak langsung yaitu melalui variabel keterlibatan desain SIKD terlebih dahulu baru kemudian ke implementasi SIKD. Logikanya semakin tinggi tingkat partisipasi pegawai dalam merekontruksi SIKD maka akan semakin berpengaruh terhadap diterimanya implementasi SIKD.
Kepuasan dan Kinerja Aparat Pemda terhadap Implementasi SIKD
Kepuasan diartikan sebagai suatu sikap yang dimiliki secara umum oleh orang atau individu terhadap pekerjaannya ( Robbins,2003). Sikap tersebut akibat adanya persepsi masing-masing individu tersebut terhadap pekerjaannya. Faktor-faktor yang mendukung kepuasan kerja antara lain : pekerjaaan yang menantang, pekerjaan yang memberikan hasil reward yang pantas dan terdapat kondisi kinerja dan rekan kerja yang mendukung. Igbaria dan Tan (1997) menemukan bahwa kepuasan pengguna atas teknologi informasi memiliki efek langsung atas kinerja. Menurut Arbenethy (2005) saat pihak manajer menerima perubahan yang terjadi dalam sebuah sistem cenderung akan mengakibatkan semakin besar diterimanya inovasi sistem informasi oleh pihak manajerial dan semakin besar pula kepuasan mereka atas sistem ini. Kepuasan cenderung mengarah pada peningkatkan kinerja melalui manfaat yang diperoleh dari informasi yang disediakan bagi para pengguna.
Menurut (Kalbery,1995) dalam David (2001) kinerja manajerial diartikan sebagai evaluasi terhadap pekerjaan yang dilakukan melalui atasan langsung, rekan kerja, diri sendiri dan bawahan langsung. Penelitian terdahulu menemukan bahwa terdapat hubungan positif antara inovasi sistem dan kinerja. Hunton (1996) menggunakan metode eksperimen menguji hubungan antara partisipasi dalam desain sistem informasi , penggunaan sistem informasi dan kinerja manajerial. Penelitian yang dilakukan oleh Arbenethy (2005) mengungkapkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara implementansi inovasi sistem akuntansi manajemen dan kinerja manajerial.
Impelementasi Sistem Informasi Keuangan Daerah terhadap Kinerja Operasi Pegawai melalui Kepuasan Pegawai Aparat Pemda
Menurut Strauss dan Syales, yang dikutip Handoko (1992), kepuasan kerja merupakan hal yang penting untuk aktualisasi diri. Karyawan yang tidak memperoleh kepuasan kerja tidak akan pernah mengalami kematangan psikologik dan pada gilirannya akan frustasi. Karyawan seperti ini akan sering melamun, mempunyai semangat rendah, cepat lelah dan bosan, emosi yang tidak stabil, sering absen dan melakukan kesibukan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang harus dilakukan. Sedangkan karyawan yang mendapatkan kepuasan kerja biasanya mempunyai catatan kehadiran yang baik, dan berprestasi kerja lebih baik dari pada karyawan yang tidak memperoleh kepuasan kerja. Kepuasan kerja mempengaruhi tingkat perputaran karyawan dan absensi. Jika kepuasan kerja karyawan meningkat maka perputaran karyawan dan absensi menurun. Hal ini cenderung mengakibatkan kinerja karyawan akan semakin baik dan meningkat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: