h1

HUBUNGANNYA DENGAN SOFT SKILL DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA

August 26, 2009

1. Problems (Trigger)
Kualitas problem yang diberikan kepada peserta didik dalam proses pembelajaran sangat mempengaruhi keberhasilan mereka dalam me-manage masalah yang serupa yang akan mereka hadapi di dunia kerja. Behavior dan skills yang ditunjukkan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran harus merefleksikan value dalam karir mereka. Sehingga harus digunakan problem yang menggambarkan kebutuhan dunia kerja dalam hal format dan kompleksitas.
Problem juga harus bersifat multidimensional, relevan dan memotivasi peserta didik serta menawarkan ruang bagi peserta didik untuk mempertanyakannya dan melakukan riset. Dalam pembelajaran yang konvensional, jawaban biasanya hanya lebih sederhana, kurang kompleks serta sedikit yang berhubungan dengan dunia nyata.
Dalam PBL, problem harus menstimulus peserta didik untuk mempelajari content
dan process skill secara simultan, misalnya skill in reasoning, problem solving, self directed learning, teamwork dan komunikasi.
2. Learning in Small Group
Proses pembelajaran sebaiknya dilakukan dalam kelompok kecil. Hal ini disebabkan karena skill development of reasoning, problem solving, self-directed learning, collaboration dan communication lebih dapat diperoleh dalam kelompok kecil. Dalam small-group learning, keterlibatan aktif peserta didik secara inherent terbentuk, skills yang memungkinkan lulusan program profesional lebih siap memasuki dunia kerja (Daviz & Haerden, 1999 dalam Wee Keng Neo, 2004).
PBL adalah metode pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (Wee & Kek, 2002). Metode ini berbeda dengan pendekatan konvensional dimana staf pengajar menjadi pusat dari learning process. Dalam PBL, staf pengajar bukan bagian dari small grup, tapi berfungsi sebagai fasilitator.
Learning outcomes yang dapat dicapai dari kelompok kecil adalah :
– Peserta didik dapat membandingkan prestasinya dengan peer (rekan);
– Peserta didik mengembangkan sense of responsibility untuk proses pembelajaran;
– Peserta didik belajar mengenai interaksi dengan sesama, mengembangkan interpersonal skills, dan menjadi sadar terhadap emosinya;
– Peserta didik belajar bagaimana mendengar dan menerima kritik, memberi kritik dan feedback kepada yang lain.
3. Skilled Facilitator
Ada perbedaan mendasar antara konsep mengajar konvensional dan PBL. Biasanya pengajar konvensional menganggap bahwa untuk efektif dalam mengajar, mereka harus master the matter/content dan mereka bertanggung jawab untuk menyampaikan subject matter secara efisien dan akurat kepada peserta didiknya. Dalam PBL, fasilitator memfasilitasi peserta didik untuk mencapai hasil PBL. Mereka tidak mengajar. Fasilitator/pengajar yang baik adalah seseorang yang secara positif dan aktif mengarahkan peserta didik pada tingkat metacognitif (Barrows, 1988).
4. PBL Process
Komponen terakhir dari PBL yang juga penting adalah proses PBL yang diadopsi oleh fasilitator untuk mengarahkan kelompok kecil peserta didik. Proses tersebut didefinisikan sebagai siklus yang secara sengaja diatur dan dibuat untuk membantu fasilitator dalam mencapai hasil PBL. Proses tersebut adalah :
1. Skills Development
Peserta didik belajar untuk mengembangkan skill dalam hal :
– reasoning and problem solving skills,
– self-directed learning skills,
– collaboration and communication skills
2. Reiterative Process
PBL bukan proses yang linier.
3. Reflective Learning
Dalam menyelesaikan tugas yang diminta, peserta didik harus merefleksikannya dalamnya pada learning journey mereka. Mereka mendiskusikan apa yang mereka pelajari dan membuat generalisasi tentang potential application terhadap problem.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: